Teks Topikal

Milarepa dan Siluman

Suatu hari Milarepa meninggalkan guanya untuk mencari kayu bakar, dan ketika kembali dia melihat guanya sudah diambil alih oleh para siluman. Ada banyak siluman di mana-mana! Yang pertama kali muncul di benaknya ketika melihat mereka adalah, ”Saya harus menyingkirkan mereka!” Dia mencoba untuk menyergap mereka, mengejar mereka, memaksa mereka keluar dari gua. Tapi siluman-siluman itu benar-benar tidak bisa diusir. Malah semakin dikejar, siluman-siluman itu semakin merasa nyaman dan tinggal di sana. Sadar bahwa usaha mengusir mereka gagal, Milarepa mencoba cara baru dan memutuskan untuk mengajarkan mereka Dharma. Jika mengusir mereka tidak bisa, mungkin mendengarkan ajaran bisa mengubah pikiran mereka dan membuat mereka pergi. Jadi dia duduk dan mulai memberikan ajaran tentang yang ada dan yang tidak ada, tentang karuna dan kebaikan hati, tentang sifat anitya. Setelah beberapa lama, dia melihat ke sekeliling dan menyadari semua siluman masih tetap ada di sana. Mereka hanya menatap Milarepa dengan mata besar melotot, tapi tak seorang pun pergi.

Saat itu, Milarepa menghela napas panjang tanda menyerah, tahu bahwa siluman-siluman ini tidak bisa dikelabui untuk pergi dan mungkin dia bisa belajar sesuatu dari mereka. Dia menatap dalam-dalam mata setiap siluman dan membungkuk, berkata, ”Kelihatannya kita akan bersama-sama di sini. Saya membuka hati atas apa pun yang akan kalian ajarkan kepadaku.” Seketika itu juga, semua siluman lenyap kecuali satu siluman yang tersisa. Satu siluman raksasa yang garang dengan lubang hidung besar dan taring-taring meneteskan air liur, masih ada di sana. Lalu Milarepa membuka hati dan bersemeleh lebih lanjut. Sambil menginjak siluman yang paling besar ini, dia memberikan diri seutuhnya, tanpa keberatan sama sekali. ”Makanlah saya bila itu kemauanmu.” Dia menempatkan kepalanya di dalam mulut siluman, dan seketika itu juga siluman terbesar itu membungkuk hormat dan lenyap.

***

Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh tim Potowa Center.

Juli 2017.

Baca Lebih Lanjut